Pengalaman buruk di Bali

Dari sekian banyak aku maen di bali baru kali ini aku mendapatkan pengalaman buruk ketika berada di bali

Pengalaman itu terjadi ketika lagi makan di warung sate (entah daerah mana) ketika menunggu pesanan datang seorang anak untuk meminta uang “yang lain saja dek” kataku,
“tas itu isinya duit ya” kata anak kecil,
“bukan hanya tas saja” kataku
“ah bohong, minta duitnya dong”
“sory yang lain saja”
“kok makan disini” (pertanyaan aneh iya kl aku makan direstoran itu yang kliatan aneh, iki kaki lima so what…)
“iya laper”
“gak ada duit kok makan disini” (mulai memancing emosi, permasalahannya aku makan disitu ada yang  nraktir tau :P)
“sory yang lain saja”
dengan membalikkan badan dan meludah

kelakuan yang belum pernah aku dapatkan dimanapun kecuali di bali
sory dalam kamusku gak ada istilah aku ngasih kepada pengemis atau peminta-minta yang hanya mengandalkan belas kasihan.
aku lebih suka memberi kepada mereka yang mau sedikit berusaha misal dengan mengamen meski hanya bermodal suara tanpa alat musik setidaknya ada usaha jadi tidak hanya mengantongkan tangan saja
selain itu, menurutku dengan memberi kepada pengemis kita malah membuat mereka malas untuk berusaha.

Aku setuju dengan tulisan di plakat “memberi pada pengemis sama halnya dengan menjerumuskan mereka”

Tapi semua itu terserah penilaian masing-masing.

Incoming search terms:

pengalaman di bali, pengalaman ke bali, cerita buruk bali


Luki Hermanto adalah seorang full time photographer dan Blogger ikuti kicauannya di @lebah96

Advertisement


No comments.

Leave a Reply