Mengoptimalkan Mode Dial pada kamera

Mode Dial

Source : www.dphotojournal.com

Sharing fotografi kali ini membahas tentang fungsi serta penggunaan dari Mode Dial pada kamera.

Mode Dial dibagi menjadi dua zone

Basic zone

Basic zone biasa disebut zona dasar yang terdiri dari

  1. Full auto biasanya disimbolkan kotak bewarna hijau
  2. Image Zone biasanya berisi :
  • Portrait (disimbolkan oleh manusia)
  • Landscape (disimbolkan dengan gunung)
  • Close-up / macro (disimbolkan oleh bunga)
  • Sport (yang disimbolkan oleh orang yang lari)
  • Night portrait disimbolkan oleh manusia dan bintang)
  • dan lain lain

Untuk penggunannya sangat situasional misal ketika kita memotret benda-benda yang kecil sebaiknya kita gunakan mode close up atau makro atau gambar bunga.

Kekurangan dari mode ini adalah kita harus ikut apa keinginan kamera, kita tidak diijinkan untuk merubah apapun jadi kita tinggal jepret saja.

Creative Zone

Creative Zone terdiri dari M, Av, Tv, dan P atau M, A, S, P
untuk fungsinya dan perbedaannya silahkan baca tulisan saya dengan judul Mode Dial (M, Av, Tv, P) pada kamera

Beberapa temen fotografer  malah ada yang belum tau fungsi maupun perbedaan dari ke 4 mode dial tersebut yang meraka tau dan mereka pergunakan hanya M saja.
Berawal dari situlah kenapa tulisan ini muncul.

Pada dasarnya Mode Dial digunakan untuk mempermudah fotografer ketika menangkap dan mengabadikan momen.

Mode M atau manual
Pada mode M ini biasanya aku gunakan ketika memotret dengan menggunakan Off Shoes flash atau biasa disebut strobist. karena di mode ini kita bebas mengatur diafragma dan shutter speed.
Selain itu Mode M aku gunakan ketika momen cenderung statis misal (motret model, Prosesi akad nikah, pemberkatan, dll).

Mode Av atau A
Mode ini aku gunakan ketika momen yang akan aku foto cenderung dinamis dengan intensitas cahaya yang cenderung berubah-ubah (misal : ketika memotret prosesi temu kemanten).
kadang ketika memotret acara hunting model rame-rame, kan gak mungkin bisa menggunakan gaya strobist ya udah aku set di mode Av dengan diafragma bukaan lebar (misal f/2.8 ) untuk menghasilkan gambar fokus di model dengan background blur (bokeh).

Mode Tv atau S
Sebetulnya aku jarang untuk menggunakan mode ini.
Mode ini cocok untuk memotret dengan efek panning ( obyek tajem dengan Background motion blur) ataupun efek zooming ( obyek tajem yang lain radial blur).

Mode P
Wah kalo mode ini se lumayan sering lah
biasanya kalo lagi pengen foto narsis tapi yang diminta tolong njepret bukan fotografer ya udah set di P set exposure compensation beres deh, jadinya tinggal jepret 😀

Smoga bermanfaat sobat

Sumber : www.lukihermanto.com


Luki Hermanto adalah seorang full time photographer dan Blogger ikuti kicauannya di @lebah96

Advertisement


No comments.

Leave a Reply